13/03/12

Entah Sampai Kapan

Saya memang orang yang sulit untuk jatuh cinta. Entah sampai kapan saya bisa kembali jatuh cinta. Pertanyaan ini kembali muncul di benak saya setelah beberapa teman lama saya menanyakan siapa pacar saya sekarang. Saya cuma bisa tersenyum simpul dan setelah itu tertawa. Bahkan beberapa teman lama saya mengkhawatirkan saya sekarang seorang lesbian. Menanggapi pikiran teman-teman saya tadi yang sangat berlebihan saya hanya tertawa terpingkal-pingkal.
Entah kenapa mereka menanyakan itu semua ke saya. Seperti mereka tidak mengenal saya saja. Saya orang yang sulit untuk jatuh cinta, sulit juga melupakan cinta. Saat saya berkata seperti itu gantian mereka yang tertawa terbahak-bahak. Mereka bilang saya ini tidak pernah berubah. Yaa itulah tingkah teman-teman lama saya yang memang selalu mengkhawatirkan keadaan saya.
Pertanyaan-pertanyaan mereka membuat saya berpikir lagi. Betul juga apa yang mereka katakan kenapa sampai saat ini saya belum memiliki pacar lagi. Terakhir kali pacaran tahun 2010 dan sekarang tahun 2012. Yaa waktu yang tidak sebentar tapi saya menikmatinya dengan segala perasaan. Jika teman-teman saya bisa bangkit dari keterpurukan setelah putus dengan cepat tapi tidak dengan saya. Saya menghabiskan banyak waktu untuk benar-benar bisa mencintai seorang laki-laki lagi.
Karena menurut saya setiap kali kita mencoba berhubungan dengan seseorang itu tidak untuk dipermainkan. Akan tetapi semua itu itu patut untuk diseriusi. Bukannya saya sok bijak atau sok tua. Yaa umur saya memang baru 21 tahun namun untuk urusan pacaran saya juga mempunyai banyak pengalaman. Hidup ini Cuma sebentar maka hargailah semua cinta yang datang di setiap detik kehidupanmu.
Rasa-rasanya kata-kata itu tidak terlalu berlebihan. Jika saat masih muda saja kita tidak menghargai cinta, siapa yang akan tahu jika kita kelak tua nanti apakah bisa menghargai cinta.
Siapa sih yang tidak ingin jatuh cinta. Semua orang pasti menginginkan cinta dalam setiap hidupnya. Cinta yang saya maksud bukan cinta kita terhadap orang tua atau sebaliknya akan tetapi lebih kepada cinta kita terhadap pacar atau kekasih atau pasangan hidup kita.
Pertemuan saya dengan teman-teman lama saya itu membuat saya tersadar. Saya sudah terlalu lama berada pada keadaan yang sendiri dan tanpa mencintai seorang laki-laki. Tapi memang beginilah keadaan yang sebenarnya. Saya memang tidak sedang mencintai laki-laki manapun selama 2 tahun terakhir ini. Yaa saya akui saya mencintai tapi saya mencintai cinta lama saya namun sekarang pun juga sudah mati cinta untuknya.
Entah kenapa tiba-tiba saya ingin sekali menulis tentang ini semua. Entah kenapa saya baru saja tersadar kalu hidup saya sudah terlalu lama sendiri. Dan entah sampai kapan saya akan terus sendiri.

11/02/11

sebenarnya, aku tak pernah menunggumu..

kamu pergi entah kemana, meninggalkan aku sendiri, duduk dipinggir jalan raya yang ramai.
hanya sesekali kamu menoleh tetapi kamu terus berjalan meninggalkan aku, sampai kamu tak terlihat lagi.

aku ?

apa aku beranjak dari tempat dudukku ?
tidak..
aku tidak pernah beranjak dari tempat dudukku, aku hanya mengganti posisi dudukku, sesekali bersila, sesekali memindahkan kaki untuk saling menyilang.

apa aku bosan ?
tidak..
aku tidak pernah bosan.
kamu kira aku menunggumu ?
buat apa menunggumu ?
rasanya hanya membuang waktu saja.
aku hanya tidak ingin beranjak dari tempat duduk ini, aku merasa nyaman disini.

walaupun sesekali aku masih menangisi kepergianmu, karena kamu lebih suka berjalan sendiri, tanpa aku disampingmu.

aku melakukan apapun yang aku suka ditempat duduk ini.

apa ada orang yang menempati tempat dudukmu dulu, disampingku ?
tidak..
tidak pernah ada orang lain yang duduk disampingku sejak kamu pergi.
lalu kau datang, kamu tampak pucat, kamu terengah-engah, keringatmu bercucuran.
sepertinya kamu habis berlari.

untuk apa kamu berlari ?
kamu membuatku beranjak dari tempat dudukku

kamu menggenggam tanganku dan mengajakku berlari, aku hanya tersenyum melihatmu.
aku lepaskan genggaman itu, aku memilih untuk berlari sendiri tanpa pernah menoleh ke arahmu LAGI.


*buat kamu yang pergi diam-diam tanpa pernah memberikan alasan yang jelas. aku masih ada disini tapi aku tidak menunggumu.