kamu pergi entah kemana, meninggalkan aku sendiri, duduk dipinggir jalan raya yang ramai.
hanya sesekali kamu menoleh tetapi kamu terus berjalan meninggalkan aku, sampai kamu tak terlihat lagi.
aku ?
apa aku beranjak dari tempat dudukku ?
tidak..
aku tidak pernah beranjak dari tempat dudukku, aku hanya mengganti posisi dudukku, sesekali bersila, sesekali memindahkan kaki untuk saling menyilang.
apa aku bosan ?
tidak..
aku tidak pernah bosan.
kamu kira aku menunggumu ?
buat apa menunggumu ?
rasanya hanya membuang waktu saja.
aku hanya tidak ingin beranjak dari tempat duduk ini, aku merasa nyaman disini.
walaupun sesekali aku masih menangisi kepergianmu, karena kamu lebih suka berjalan sendiri, tanpa aku disampingmu.
aku melakukan apapun yang aku suka ditempat duduk ini.
apa ada orang yang menempati tempat dudukmu dulu, disampingku ?
tidak..
tidak pernah ada orang lain yang duduk disampingku sejak kamu pergi.
lalu kau datang, kamu tampak pucat, kamu terengah-engah, keringatmu bercucuran.
sepertinya kamu habis berlari.
untuk apa kamu berlari ?
kamu membuatku beranjak dari tempat dudukku
kamu menggenggam tanganku dan mengajakku berlari, aku hanya tersenyum melihatmu.
aku lepaskan genggaman itu, aku memilih untuk berlari sendiri tanpa pernah menoleh ke arahmu LAGI.
*buat kamu yang pergi diam-diam tanpa pernah memberikan alasan yang jelas. aku masih ada disini tapi aku tidak menunggumu.
*buat kamu yang pergi diam-diam tanpa pernah memberikan alasan yang jelas. aku masih ada disini tapi aku tidak menunggumu.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar